A. Kendaraan Hidrogen (Hydrogen Vehicle)
Kendaraan hidrogen merupakan kendaraan yang menggunakan hidrogen
sebagai bahan bakar penggerak mesin. Di dalam kendaraan ini terpasang alat yang
mampu mengubah energi kimia dari hydrogen menjadi energi mekanik, dengan cara
membakar hidrogen dalam mesin pembakaran internal atau dengan mereaksikan hydrogen
dengan oksigen dalam IXHO FHOO untuk menggerakkan motor listrik. Banyak
perusahaan luar yang telah mengembangkan kendaraan ini dan diharapkan dapat
berkembang pesat di tahun-tahun mendatang.

B. Mobil Surya (Solar Car)
Mobil surya merupakan mobil yang energi utamanya berasal
dari sinar matahari. Salah satu contoh mobil surya adalah bus surya. Bus ini
menggunakan sinar matahari untuk memberikan energi pada alat-alat listrik dalam
bus dan energi yang digunakan sebagai penggerak pada mesin bus. Bus surya yang
saat ini ada merupakan kendaraan yang menggunakan baterai sebagai tempat
penyimpanan listrik yang diperoleh dari cahaya matahari atau sumber yang lain.

C. Mobil Listrik (Electric Car)
Mobil listrik merupakan mobil yang didorong oleh satu atau
lebih motor listrik, menggunakan energi listrik yang disimpan dalam baterai atau
alat penyimpanan energi yang lain. Motor elektrik ini mampu memberikan tenaga putaran dengan cepat dan memberikan
percepatan yang kuat namun halus. Mobil listrik ini pertama kali dibuat pada
tahun 1884 oleh seorang berkebangsaan Inggris, Thomas Parker. Mobil listrik ini
baru berkembang pesat pada tahun 2008, semenjak ditemukannya teknologi
pengaturan tenaga baterai dan mahalnya bahan bakar fosil. Keuntungan dari
penggunaan mobil listrik ini antara lain mengurangi polusi udara, karena mobil
ini tidak menghasilkan polutan dan mengurangi efek rumah kaca. Namun,
penggunaan teknologi ini secara besar-besaran masih menjumpai beberapa
hambatan, antara lain: masih tingginya biaya produksi, minimnya infrastruktur
isi ulang bahan bakar listrik, dan masih takutnya pengemudi akan kehabisan listrik
sebelum sampai di tujuan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar